Sinergi OJK, Perbarindo Solo Raya dan Program Studi D3 Manajemen Informatika Dalam Sosialisasi Financial Technology Bagi Komunitas Bisnis Online Colomadu

Dalam rangka peningkatan aktifitas Bisnis Online dan dalam rangka memasuki INDUSTRI 4.0, OJK, Perbarindo Solo Raya dan Program Studi D3 Manajemen Informatika menyelenggarakan workshop Financial Technology, Kamis (26/4). Workshop yang  diselenggarakan di Gedung IPHI Colomadu ini diikuti oleh komunitas Bisnis online Colomadu. Menurut Ketua Panitia, Junaedi SE., MM Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang terintegrasi dengan teknologi digital di tengah menghadapi era revolusi industri 4.0. Berdasarkan Peta Jalan Making Indonesia 4.0, aspek penguasaan teknologi akan menjadi penentu utama keberhasilan dalam implementasi Industri 4.0 yang akan memberikan arah yang jelas bagi pergerakan Indonesia di masa depan.

 

Hadir sebagai narasumber adalah Antonius Yudhianto dari Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kota solo. Antonius Yudhianto menyampaikan materi Financial  Technology. Menurutnya Financial  Technology (fintech) merupakan pemanfaatan perkembangan teknologi informasi untuk  meningkatkan layanan di industri keuangan. Stabilitas sistem keuangan sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi suatu negara. Stabilitas sistem keuangan ditunjukkan dengan kondisi  lancarnya proses intermediasi antara pihak yang  memiliki dana dengan pihak yang memerlukan dana  dan tingkat kepercayaan konsumen terhadap pelaku  usaha jasa keuangan. Perlindungan konsumen merupakan salah satu aspek  untuk meningkatkan kepercayaan konsumen,  termasuk pada Fintech. Antonius Yudhianto berharap anggota komunitas bisnis online Colomadu memiliki pengetahuan tentang pengelolaan keuangan.

Sebagai pelaku bisnis, maka tidak lepas dari kebutuhan financial melalui perbankan. Untuk itu dalam workshop ini Ketua Perbarindo Solo Raya, Aziz Soleh menyampaikan aplikasi yang memudahkan akses ke layanan perbankan di BPR (Bank Perkreditan Rakyat) se Solo Raya yaitu aplikasi GO BPR. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa mengakses berbagai layanan maupun informasi keuangan dari BPR di Solo dan sekitarnya yang sudah tergabung. Banyak fitur yang tersedia dalam aplikasi. Selain tentang produk-produk dan layanan BPR,  juga ada informasi lelang properti serta lowongan pekerjaan. Pada sesi ini juga diisi oleh Gembong Agus Setyono. Pada pemaparannya gembong mengungkapkan, pada aplikasi terdapat fasilitas untuk buka tabungan dan pengajuan kredit yang bisa dimanfaatkan nasabah. Secara teknis, setelah pengajuan dikirim lewat online, petugas akan datang untuk menemui nasabah langsung.

Sesi terakhir Program Studi D3 Manajemen Informatika melakukan launching marketplace bagi komunitas bisnis online Colomadu. Marketplace ini dimaksudkan sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli secara online. Sosialisasi marketplace dilakukan oleh dosen program studi Manajemen Informatika Wiwit Supriyanti, M.Kom dan Norma Puspitasari, M.Pd. Menurut ketua tim pengembang yaitu Canggih Ajika Pamungkas, M.Kom banyak fitur yang terdapat pada marketplace tersebut. Fitur tersebut antara lain open source, unlimited categories, unlimited products, multi-language, multi-currency, product reviews, product ratings, discount coupon system, search engine optimization (SEO), backup & restore tools, printable invoices, sales reports. Marketplace yang diberi nama kiosmadani tersebut dapat diakses di http://www.kiosmadani.com. Tim pengembang berharap marketplace ini dapat mendukung penjualan bagi anggota komunitas bisnis online colomadu