Pesona Kartini untuk Generasi Masa Kini, Semarak Peringatan Hari Kartini Tahun 2018 Bersama Politeknik Indonusa Surakarta

Kemeriahan begitu terlihat di lokasi Car Free Day Jl. Slamet Riyadi Solo, Minggu (22/4/2018). Sejak pagi, ratusan mahasiswa,  staf  dan dosen Politeknik Indonusa Surakarta merayakan hari Kartini. Menurut panitia, agenda yang digagas BEM Politeknik Indonusa Surakarta  itu sengaja dilaksanakan di lokasi car free day agar masyarakat umum bisa ikut merayakan peringatan hari kartini sekaligus mengenang hari lahir sosok wanita yang menjadi juru terang melalui tulisan-tulisan dan sikapnya. R.A. Kartini dikenang hingga sekarang karena telah menjadi inspirasi bagi seluruh wanita di Indonesia. Kartini adalah wanita yang menyerukan kepada seluruh kaum wanita agar terus bersinar, seperti harapannyaseperti pada di dalam buku yang ditulis R.A. Kartini dengan judul ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’.

Acara dengan tema “Pesona Kartini untuk Generasi Masa Kini” menjadikan busana daerah sebagai simbol peringatan. Melalui tema tersebut Politeknik Indonusa Surakarta ingin menyampaikan pesan kepada seluruh generasi bangsa bahwa Pada era digital ini informasi sangat mudah diakses, semua orang pada era digital bebas dalam mengekspresikan diri mereka. Serta pengaruh paham dan budaya asing terus masuk ke Indonesia akibat kecanggihan teknologi informasi. Tentunya hal tersebut merupakan tantangan para generasi bangsa pada saat ini, untuk itu perlu dimanfaatkan dengan baik oleh Kartini di era digital ini untuk menjaga emansipasi dan persamaan hak.

Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April dan hari tersebut merupakan hari dimana mengenang seorang wanita agung bernama Raden Ajeng Kartini atau R.A. Kartini. R.A. Kartini merasa peran wanita di Indonesia sangat lemah karena harus dipaksa menikah dengan lelaki yang tidak dikenal, tidak bisa mendapatkan pendidikan dan jauh dari peradaban yang maju. Kartini sangat mengerti nasib para wanita yang direndahkan dan R.A. Kartini  pun melakukan perjuangan untuk menjadikan kaum wanita menjadi ikut terdidik, salah satu usahanya yaitu dengan mendirikan sebuah sekolah wanita di Semarang, Jawa Tengah. Acara yang dibuka oleh wakil direktur bidang kemahasiswaan Edy Susanto, M.Kom dimeriahkan oleh berbagai lomba antara lain lomba kreasi jarik, photography, dan cipta puisi, seluruh perlombaan mengambil tema emansipasi wanita. Selain itu acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan tari tradisional oleh mahasiswa program studi D3 Manajemen Informatika Lina Amalia Oktaviana. Dalam pidatonya Edy Susanto, M.Kom menyampaiakan bahwa Makna peringatan hari Kartini yaitu untuk mengenang dan meneruskan perjuangan Kartini dalam memajukan para wanita di dunia khususnya di Indonesia agar perjuangan yang sudah dilakukan dengan susah payah ini tidak menjadi sia-sia. Edy Susanto, M.Kom berharap Lewat momen seperti ini, generasi bangsa bisa mengetahui perjuangan RA. Kartini pada waktu itu. Antusias warga kota Solo yang saat itu mengikuti peringatan sangat luar biasa. Mereka berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara konsisten di lokasi car free day, karena selain sebagai media edukasi juga sebagai media hiburan.

Baca Juga :

Tentang R.A. Kartini